from goodreads Apa yang membedakan antara seseorang yang satu dengan yang lainnya? Apa yang membuat seseorang menjadi lebih dibandingkan yang lainnya? Faktor apa yang membuat seseorang menjadi luar biasa?
Jawaban ketiga pertanyaan
tersebut bisa jadi sederhana : habits.
Ya, kebiasaan. Kebiasaan (habits) adalah
segala sesuatu yang kita lakukan secara otomatis, bahkan kita melakukannya
tanpa berpikir. Hingga pada akhirnya kebiasaan tersebut menjadi suatu bagian
dari kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kita. Menjadi siapa kita.
Berhentilah sejenak dan luangkan
waktu membaca buku setebal 169 halaman ini. Ditulis oleh seorang ustadz muda
dengan ghirah keislaman tinggi, Felix
Siauw, buku ini mengajak para pembaca merenungkan tentang hal yang selama ini
kita lakukan sehari-hari. Kebiasaan. Mengkaji ulang sejenak untuk kemudian
‘meluncurkan kembali’ dengan semangat dan pemahaman baru. Buku ‘Inspirasi
Islam’, begitulah ia dilabelkan.
Pelabelan yang amat tepat
agaknya. Memulai dengan kisah-kisah menarik dari sosok-sosok yang selama ini
menjadi inspirasi umat Islam seperti Imam Syafi’i yang telah mampu menghafalkan
Al Qur’an tatkala usianya belum genap tujuh tahun, Muhammad Al Fatih sang
penakluk Konstantinopel tatkala usianya masih dua puluh lima tahun, penulis
mengajak pembaca untuk tak sekadar mengagumi kehebatan para inspirator tetapi
juga meneladaninya. Imam Syafi’i lahir dari seorang ibu hafizhah yang memiliki kebiasaan
mengkhatamkan Al Qur’an dua kali seminggu, ia terbiasa berada di lingkungan dimana menjadi suatu kelaziman anak-anak
seusianya telah terbiasa menghafal di
usia belia.
Faktor yang menentukan apakah kita akan memiliki habits hanya 2 hal yaitu practice (latihan) dan repetition (pengulangan) – hal 37
Buku ini disusun secara menarik.
Pembaca dibawa memahami apa dan bagaimana suatu kebiasaan membentuk seseorang
dengan pembahasan yang sistematis, gamblang dan tak membosankan sebelum penulis
memberikan motivasi mengenai pentingnya habits.
Apa yang membedakan antara orang yang biasa-biasa saja dan orang yang hebat.
Orang yang tak dikenal dan orang yang diakui dunia. Apa yang dilakukan oleh
seseorang yang tidak dilakukan seseorang lainnya.
Kelebihan buku ini yang utama
menurut saya terletak pada kekuatan pemilihan kata, kecerdasan sang penulis
menyampaikan kepada pembaca secara ringan, tak menggurui tetapi tetap mengena
serta kemampuan analogi secara deskriptif yang membuat pembaca memiliki
visualisasi lebih. Selain itu tentu saja, di atas semuanya, nafas-nafas
keislaman yang kuat mewarnai buku bersampul putih ini.
Just kill the excuses. Just do it.
Kendalikan habits atau habits yang akan mengendalikan hidup kita – hal 129
Recommended dan amat cocok dibaca sebelum Ramadhan (bulan terbaik untuk pembiasaan umat Islam) :)

mau minjem mon ...
BalasHapusawalnya saya mengira beliau noni, habis wajahnya agak oriental gitu, tapi ternyata twit2nya banyak yang islami dan ternyata lagi beliau udah banyak nerbitin buku ya..
BalasHapusHubungan karakter sama habbit ada gak yah? Pastinya ada kali yah, cuman yg mana yang mempengaruhi yang mana?
BalasHapusbuku bagus... karena buku ini aku mencoba memperbaiki habitsku
BalasHapusmengubah habit?
BalasHapuscukuplah aku membaca Al Adabul Mufrad karya Imam Al Bukhari rahimahullah
Wowww
BalasHapusbaru tau soal buku ini..
Interesting book :)